Pelatihan Jurnalistik “Smart Writing Class” Digelar di Kedai Kopi Cik Wan
Para Peserta sedang serius mengikuti Smart Writing Class
Pekanbaru — Sebuah pelatihan jurnalistik bertajuk “Smart Writing Class” digelar pada Sabtu (16/8) di Kedai Kopi Cik Wan, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru.
Acara ini menghadirkan mentor utama Haji Rahman, seorang pakar kecerdasan buatan (AI), serta dua narasumber yakni Yefrizal, wartawan utama sekaligus CEO SIGAP News, dan Robi Emoya, pakar Perlindungan Perempuan dan Anak (PPRA).
Pelatihan ini membahas berbagai topik penting, mulai dari cara menulis berita yang baik dan benar, pemahaman Undang-undang Pers, aturan tentang PPRA, hingga teknik menulis berita dengan memanfaatkan teknologi AI.
Dalam paparannya, Haji Rahman menekankan bahwa AI dapat menjadi mitra strategis bagi jurnalis. “AI itu adalah sahabat kita yang baik dalam menulis berita,” ujarnya.
Sementara itu, Yefrizal menekankan pentingnya integritas jurnalis. “Jadilah wartawan yang baik dan tidak melanggar Undang-undang,” tegasnya.
Narasumber lainnya, Robi Emoya, mengingatkan agar media memperhatikan aturan perlindungan anak dalam pemberitaan.
“Menulis berita untuk anak-anak yang berumur di bawah 18 tahun harus mengikuti PPRA,” katanya.
Acara ini diikuti sejumlah peserta dari berbagai latar belakang, antara lain Donny Novanda, Fahrial, Fakhrial Nail, Masrul Kasmy, dan Fatimah. Para peserta memberikan tanggapan positif atas pelatihan tersebut.
Donny Novanda menilai kegiatan ini bermanfaat bagi semua kalangan.
“Pelatihan ini sangat bagus dan berguna bagi semua orang yang ingin menulis,” ujarnya. Senada dengan itu, Fahrial mengatakan bahwa materi yang disampaikan membuat menulis berita terasa lebih mudah.
“Menulis berita menjadi lebih mudah,” ungkapnya.
Pelatihan ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan praktik menulis, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga pengalaman langsung dalam menyusun berita.
Kegiatan yang diselenggarakan di ruang santai Kedai Kopi Cik Wan ini sekaligus menjadi ajang berbagi pengetahuan antara praktisi media, pakar AI, serta pemerhati isu perlindungan anak. Dengan pendekatan modern, acara ini diharapkan dapat melahirkan generasi penulis berita yang profesional, beretika, dan melek teknologi.
Editor :Tim Sigapnews