Perkuat Ketahanan Pangan, Danlanud RSN Pimpin Panen Jagung di Kebun Mustang
Perkuat Ketahanan Pangan, Danlanud RSN Pimpin Panen Jagung di Kebun Mustang. Dok foto(Red)
SIGAPNEWS.CO.ID | Pekanbaru — Penerangan Lanud Rsn. Komitmen Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali membuahkan hasil melalui kegiatan panen jagung manis varian Eksotik di Kebun Mustang, Rabu (21/1/2026). Panen tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., didampingi Danwing Udara 3.1, para Kepala Dinas, Kepala Satuan Kerja, serta jajaran satuan Insub, sebagai wujud nyata pemanfaatan lahan produktif secara berkelanjutan.
Kebun Mustang Lanud RSN yang memiliki luas 37 hektare ini dikelola secara optimal oleh Peleton Pertanian Kompi Produksi. Dari luasan tersebut, 5 hektare dimanfaatkan untuk penanaman jagung manis varian Eksotik, sementara sisanya ditanami berbagai jenis sayuran segar dan tanaman produktif lainnya. Kawasan ini kini berkembang menjadi salah satu sentra pertanian unggulan di lingkungan Lanud RSN yang tidak hanya menopang kebutuhan internal, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.
Jagung manis yang dipanen merupakan hasil dari pengelolaan pertanian yang dilakukan secara terencana dan intensif, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Seluruh tahapan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek teknis dan keberlanjutan, sehingga menghasilkan produk berkualitas yang siap dipasarkan. Selain mendukung ketersediaan pangan satuan, hasil pertanian ini juga turut memperkuat pembinaan pertanian terpadu bersama petani binaan.
Kadister Lanud RSN Kolonel Tek Fana, M.Han., selaku Supervisi pengelolaan Kebun Mustang menjelaskan bahwa panen kali ini berasal dari lahan seluas setengah hektare dengan estimasi produksi mencapai tiga ton jagung manis. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama solid antara personel Kompi Produksi dan petani binaan. “Setiap tahapan dikerjakan secara disiplin, mulai dari pemilihan bibit unggul, pengelolaan lahan, pola tanam, hingga pengendalian hama, sehingga hasil panen dapat optimal,” jelasnya.
Danlanud Roesmin Nurjadin menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran yang terlibat dalam program pertanian tersebut. Ia menegaskan bahwa pengelolaan lahan yang efektif dan inovatif mampu memberikan dampak luas, baik bagi ketahanan pangan satuan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Program ini tidak hanya memperkuat kemandirian pangan Lanud RSN, tetapi juga menjadi kontribusi nyata TNI AU dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional,” tegas Danlanud.
Editor :Erick Donald Simanjuntak
Source : Pen AU