TNI AU Kembali Kirim 7,4 Ton Bantuan Sosial ke Aceh melalui Lanud Roesmin Nurjadin
TNI AU Kembali Kirim 7,4 Ton Bantuan Sosial ke Aceh melalui Lanud Roesmin Nurjadin. Dok foto(Red(
SIGAPNEWS.CO.ID | Pekanbaru – Penerangan Lanud Rsn. TNI Angkatan Udara kembali menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Aceh melalui Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Sebanyak 7.452 kilogram bantuan sosial diberangkatkan dari Lanud Roesmin Nurjadin menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules A-1331 TNI Angkatan Udara menuju Bandara Rembele, Aceh, Selasa (23/12/2025).
Bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan dari Posko Bencana Alam Aceh–Sumut–Sumbar Lanud Roesmin Nurjadin yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat, instansi, dan komunitas di Provinsi Riau. Pengiriman bantuan ini menjadi wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Adapun bantuan yang dikirimkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, antara lain sembako, obat-obatan, air mineral, pakaian layak pakai, makanan bayi, serta kebutuhan mendesak lainnya. Seluruh bantuan dikemas dan disiapkan secara tertib sebelum diberangkatkan guna memastikan kelancaran distribusi di daerah tujuan.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Udara untuk selalu hadir di tengah masyarakat. “Lanud Roesmin Nurjadin siap mendukung operasi kemanusiaan dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang ada agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan aman kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Danlanud.
Pengiriman bantuan menggunakan pesawat C-130 Hercules memungkinkan penyaluran logistik dalam jumlah besar secara cepat dan efektif, khususnya ke wilayah terdampak bencana. Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Udara menegaskan perannya sebagai kekuatan yang tidak hanya menjaga kedaulatan udara, tetapi juga hadir memberikan solusi dan bantuan nyata bagi masyarakat.
Editor :Erick Donald Simanjuntak
Source : Pen AU