Jakarta berencana bangun Museum Peranakan Tionghoa di Kawasan Chinatown Glodok
Chinatown Glodok Jakarta. Dok foto(Red)
SIGAPNEWS.CO.ID | JAKARTA - Kawasan Glodok segera memiliki destinasi wisata sejarah baru. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Museum Peranakan Tionghoa sebagai ikon budaya sekaligus magnet wisata di Jakarta Barat.
Museum tersebut akan dibangun di Jalan Keadilan dan diproyeksikan menjadi simbol kontribusi masyarakat Tionghoa terhadap perkembangan Jakarta.(5/3)
"Saya menyampaikan bahwa pemerintah DKI Jakarta akan membangun Museum Peranakan yang ada di Jalan Keadilan," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri perayaan Cap Go Meh di kawasan Pecinan, Glodok pada Selasa silam.
"Mudah-mudahan ini menjadi simbol bagi Jakarta," sambungnya.
Pramono menegaskan kehadiran Museum Peranakan Tionghoa diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus destinasi edukasi dan wisata budaya.
"Apapun warga Tionghoa ini sudah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi Jakarta," tekannya.
Pramono optimistis pembangunan museum akan semakin menghidupkan Glodok dan sekitarnya, terlebih dengan pengembangan transportasi publik yang sedang berjalan.
Ia menyinggung proyek MRT fase lanjutan yang terhubung hingga Monas dan kawasan Kota Tua
"Apalagi sebentar lagi MRT ini akan selesai sampai dengan Monas, mudah-mudahan di akhir 2026 atau awal 2027. Dan sampai dengan Kota Tua, sampai dengan 2029 awal," kata Pramono.
"Kalau itu sudah terwujud, saya yakin maka Kota Tua, Monas, maupun Harmoni akan menjadi TOD (Kawasan Berorientasi Transit) atau tempat-tempat yang berkembang bagi Jakarta," tambahnya
Selain pembangunan museum, kawasan sekitar Jalan Keadilan juga rencananya ditata ulang agar lebih rapi dan menarik sebagai destinasi wisata sejarah.
"Termasuk orang asing, wisatawan apakah itu dari Malaysia, dari Singapura, dari Thailand, dari mana-mana, mudah-mudahan tempat ini akan kita buat lebih rapi, lebih menarik," tutur politisi PDI Perjuangan itu.
Editor :Erick Donald Simanjuntak
Source : CNA