29 Tahun Mengabdi, "Tangan Dingin" di Balik Lahan Hijau Lapas Resmi Purnabakti
29 Tahun Mengabdi, "Tangan Dingin" di Balik Lahan Hijau Lapas Resmi Purnabakti. Dok foto(Red)
SIGAPNEWS.CO.ID | Bandar Lampung – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung pada Sabtu (31/01). Keluarga besar Lapas berkumpul untuk melepas salah satu putra terbaiknya, Bapak Edri Prasilo, yang resmi memasuki masa purnabakti setelah 29 tahun mendedikasikan diri bagi pemasyarakatan.
Kegiatan pelepasan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Ike Rahmawati. Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas loyalitas dan kerja keras Edri selama hampir tiga dekade.
Kalapas secara khusus menyoroti warisan karya yang ditinggalkan Edri. Sosok Edri dikenal memiliki "tangan dingin" dan peran vital dalam program pembinaan kemandirian. Berkat kerja keras dan sentuhan tangannya, banyak karya pertanian di lahan Lapas yang tumbuh subur dan berhasil panen, menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan bagi warga binaan.
"Terima kasih atas karya dan dedikasi luar biasa selama 29 tahun ini. Pak Edri bukan hanya bekerja, tapi berkarya. Jejak hijaunya di lahan pertanian Lapas akan selalu kami ingat sebagai teladan ketekunan," ujar Kalapas.
Sebagai tanda kasih, Kalapas bersama jajaran pejabat struktural menyerahkan cinderamata kepada Edri Prasilo. Momen ini dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dan jabat tangan perpisahan oleh seluruh staf yang hadir, mengiringi langkah Edri memasuki masa pensiun.
Dalam kata pamitnya, Edri Prasilo menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh rekan kerja yang telah menjadi keluarga keduanya. Ia pun menitipkan pesan moral bagi generasi penerus.
"Terima kasih untuk semuanya. Harapan saya, semoga seluruh petugas yang masih aktif dapat terus bekerja dengan hati dan selalu menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama," tutur Edri menutup perpisahannya.
Editor :Erick Donald Simanjuntak
Source : Rilis