Narkoba Dikendalikan dari Balik Jeruji? Agus Flores Sebut Ini Alarm Bahaya Penegakan Hukum
Agus Flores Sebut Ini Alarm Bahaya Penegakan Hukum. Dok foto( Red)
SIGAPNEWS.CO.ID | Jakarta | Sebuah poster bernada keras yang beredar luas di media sosial mendadak menyedot perhatian publik. Visual tersebut menampilkan pesan tegas terkait peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) serta peringatan keras kepada pihak-pihak yang dianggap lalai dalam pengawasan.
Kalimat provokatif “Yang berani main narkoba di lapas, sekalian kalapasnya” memicu diskusi panas di ruang publik digital. Warganet menilai pesan ini mencerminkan amarah dan kekecewaan masyarakat terhadap persoalan lama yang belum juga terselesaikan: kendali jaringan narkoba dari balik jeruji besi.
Menanggapi polemik tersebut, Agus Flores, Ketua Umum PW FRN (Fast Respon Counter Polri Nusantara), menegaskan bahwa isu narkoba di lapas tidak boleh dianggap sepele dan harus ditangani secara serius serta menyeluruh.
Menurut Agus Flores, pemberantasan narkoba harus dimulai dari pembersihan internal dan penguatan pengawasan, terutama di institusi yang seharusnya menjadi benteng terakhir penegakan hukum. Ia menekankan bahwa keberanian mengambil tindakan tegas merupakan kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik.
> “Jika masih ada praktik narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas, maka itu adalah alarm keras bagi semua pihak. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan narkotika,” tegas Agus Flores.
Ia juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak ragu melakukan evaluasi dan penindakan tanpa pandang jabatan, demi memastikan lapas benar-benar bersih dari praktik ilegal.
Hingga kini, poster tersebut masih terus beredar dan menjadi bahan perbincangan hangat. Publik menantikan langkah konkret dan transparan dari pihak berwenang agar isu ini tidak berhenti sebagai viral semata, melainkan menjadi momentum pembenahan nyata dalam perang melawan narkoba.***
Editor :Erick Donald Simanjuntak
Source : Rilis